AHY Silaturahmi ke Presiden PKS, Bahas Isu Kebangsaan hingga Koalisi Pilkada

INTREN.ID, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta jajaran DPP Partai Demokrat bersilaturahmi dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman dan jajaran. Silaturahmi dilaksanakan di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2020) siang.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu setengah jam tersebut, AHY menyampaikan rasa syukurnya. Karena bisa tetap bersilaturahmi walaupun di tengah pandemi.

“Alhamdulillah hari ini kami menyambung tali silaturahmi yang sebetulnya sudah cukup lama kami rencanakan. Namun tentu di tengah keterbatasan dalam pandemi ini akhirnya baru hari ini bisa terjadi pertemuan politik antara Partai Demokrat dan PKS. Terima kasih kepada PKS yang telah menerima kami dengan begitu baik,” ujar AHY kepada rekan-rekan media.

“Pertemuan di dalam tadi berjalan dengan baik, penuh dengan semangat kekeluargaan dan juga semangat untuk menjadi bagian dari solusi untuk berbagai permasalahan bangsa,” lanjut AHY.

Kata dia, Partai Demokrat dan PKS ingin terus berkontribusi membantu negara dalam penanganan covid-19. Apalagi sampai saat ini jumlah pasien yang terpapar terus bertambah. Menurutnya ini semua membutuhkan perhatian dan juga kontribusi sebagai partai politik, sebagai elemen bangsa.

“Partai Demokrat tidak hanya menyuarakan aspirasi, rekomendasi baik itu di parlemen maupun di ruang-ruang publik. Partai Demokrat juga memberikan kontribusi nyata dengan memberikan bantuan seperti yang di lakukan oleh para kader di berbagai wilayah Tanah Air,” terang AHY.

Putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu mengajak semua pihak terus menghadirkan ruang check and balance yang baik di negeri ini. Karena tentu semua pihak ingin fokus menangani covid-19 dan menyelamatkan ekonominya.

“Kita tahu masyarakat kita sangat berdampak, terutama bottom 40, masyarakat yang terkategori miskin dan kurang mampu. Mereka yang pertama kali harus mendapatkan perhatian utama. Mari kita bersama-sama bangkit dari pandemi ini,” tambahnya.

Sementara itu Presiden PKS juga menyampaikan bila partainya dan Partai Demokrat memiliki kesepahaman agar bersama-sama menyelesaikan persoalan bangsa. “Kami bersepakat untuk fokus, betul-betul bisa menangani covid-19 ini dan tidak menjadi persoalan yang tidak terkendali,” tutur Sohibul.

Terakhir, pertemuan ini juga membahas tentang koalisi Partai Demokrat-PKS di sejumlah daerah yang menggelar Pilkada 2020. Hal ini tentu membuka peluang koalisi antara kedua partai dalam mengusung calon-calon kepala daerah. Termasuk salah satunya di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Meski belum ada koalisi yang pasti, namun Partai Demokrat Batam sudah pasti bakal mengusung kadernya, Helmy Hemilton dalam Pilkada Batam. Majunya pria yang pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Batam itu bahkan disebut sudah mendapat restu dari DPP Partai Demokrat. Namun belum ada kepastian apakah menjadi calon wali kota atau calon wali kota.

Di satu sisi, PKS juga belum menentukan sikap koalisi. Namun dengan silaturahmi antara Demokrat dengan PKS, peluang kedua partai bakal menjalin koalisi dalan Pilkada Batam dengan mengusung Helmy Hemilton makin terbuka. Apalagi Helmy mendapat instruksi dari DPP untuk mencari koalisi di Batam.

“Partai Demokrat memiliki tiga Kursi, kami masih berusaha melobi salah seorang calon untuk bisa disandingkan dengan orang dari internal Demokrat. Karena Helmy merupakan wakil ketua DPC, jadi akan kami dorong beliau (Helmy, Red.) untuk bisa disandingkan dengan calon tersebut,” kata Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Batam, Hotman Hutapea.

Kendati demikian, Hotman enggan menyebutkan nama calon yang dimaksud. Kata dia, pihaknya masih menunggu calon tersebut diusung oleh salah satu parpol untuk bisa berkoalisi dengan Demokrat. Kuat dugaan, orang yang dimaksud Hotman adalah Ahmad Hijazi.

Ketua Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPC Partai Demokrat Batam, Rahmad Sukri mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi politik dengan Partai Golongan Karya (Golkar) dan PKS.

“Insya Allah dengan Partai Golkar dan PKS. Saya dan Bung HH juga sudah bertemu dengan Ahmad Hijazi (calon yang direkomendasikan Golkar, Red.) sampai beberapa kali,” terang Rahmad. (***)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.