AHY Luncurkan 9 Instruksi Gerakan Nasional Demokrat Peduli dan Berbagi

INTREN.ID, JAKARTA – Melalui momentum Bulan Suci Ramadhan 1441 H dan mencermati perkembangan penyebaran virus Corona di Indonesia, Sabtu (25/4/2020), Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengeluarkan instruksi kepada para kader untuk melakukan kegiatan Gerakan Nasional Partai Demokrat Peduli dan Berbagi.

Instruksi Ketua Umum Nomor 03 ini merupakan lanjutan dari Instruksi Ketua Umum Nomor 01 tentang Gerakan Nasional ‘Demokrat Lawan Corona’ dan Nomor 02 tentang Utamakan Keselamatan Diri saat melaksanakan kegiatan Gerakan Nasional ‘Demokrat Lawan Corona’.

“Di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah ini, mari kita wujudkan spirit Islam Rahmatan lil Alamin dengan sikap dan laku politik yang nasionalis dan religius kepada semua pihak, termasuk saudara-saudara umat agama lainnya,” ucap AHY.

“Esensinya, meskipun berbeda agama, tetapi harus menjunjung tinggi nilai persaudaraan sebagai sesama warga negara, ukhuwah wathaniyah, dan juga persaudaran dalam kemanusiaan, ukhuwah insaniyah,” lanjutnya.

AHY meminta para kader untuk melaksanakan identifikasi kelompok masyarakat yang terdampak Wabah Covid-19 secara sosial dan ekonomi, termasuk anak-anak yatim piatu, masyarakat kurang mampu, lansia, dan kelompok disabilitas, terutama yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah setempat.

“Hal ini ditujukan untuk memudahkan pendistribusian bantuan sosial secara cepat dan tepat sasaran,” terang AHY.

Kemudian AHY menginstruksikan untuk melakukan pengumpulan dana secara swadaya dan kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) sesuai kemampuan masing- masing.

“Jenis dan variasi bantuan sembako disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan di daerah masing-masing, dan pendistribusiannya dilakukan secara adil dan merata sesuai dengan hasil pemetaan kelompok masyarakat sebelumnya,” AHY menjelaskan.

Tidak lupa AHY meminta para kader tetap mengutamakan keselamatan diri saat melaksanakan kegiatan Gerakan Nasional Demokrat Peduli dan Berbagi.

“Lakukan jaga jarak paling aman dua meter dengan orang lain, physical distancing, pakai masker dan sering mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer,” tegasnya.

Khusus kepada Ketua Fraksi PD DPR-RI, Ketua Fraksi PD DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, AHY meminta agar membantu pemerintah untuk melakukan dua hal.

- ADVERTISEMENT -

Pertama, melakukan realokasi anggaran dan prioritas pembiayaan yang diperlukan untuk membantu kelompok masyarakat yang terdampak dan mendorong pemulihan perekonomian negara.

Kedua, mengawasi penggunaan anggaran dan pendistribusian bantuan pemerintah pusat dan daerah agar tepat sasaran, transparan dan akuntabel, sesuai prinsip-prinsip pengelolaan keuangan negara, undang-undang dan peraturan yang berlaku.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus, kader, simpatisan, dan relawan, yang telah bersatu dan saling membantu, mengerahkan segenap sumber daya yang kita miliki untuk melawan wabah Corona ini dan memulihkan perekonomian kita,” ungkap AHY.

Saat melaksanakan sembilan Instruksi Ketua Umum Partai Demokrat ini, AHY juga meminta kader untuk melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab, dengan tetap menjaga kekhidmatan ibadah selama Bulan Suci Ramadhan 1441 H.

Sementara itu, Wakil ketua DPC Partai Demokrat Kota Batam Helmy Hemilton telah menjalankan instruksi dari Ketum AHY yang telah membagikan hand sanitizer di beberapa wilayah Kota Batam.

Helmy berharap, hal tersebut bisa menjaga kebersihan tangan secara praktis Masyarakat Batam saat melakukan aktivitas diluar ruangan.

Hand sanitizer bisa menjadi alternatif membersihkan tangan saat melakukan kegiatan di luar ruangan,” ucap Helmy.

Hal itu juga telah dilakukan oleh para pengurus di segala tingkatan seperti Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Blitar Edy Masna Nurohman.

“Dari pembagian masker, pembagian band Sanitizer telah hingga penyemprotan disinfektan telah kita lakukan, kita berharap  Pandemi ini berakhir,” harap Edy.

Reporter: Agung Maputra

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.