Ada TKA Nekat ke Indonesia, DPRD Kepri: Tindak Tegas

INTREN.ID, TANJUNG PINANG – Meski Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi telah melarang warga negara asing (WNA) berkunjung ke Indonesia, namun kenyataan di lapangan tidak demikian.

Masih saja ada puluhan tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang rencananya akan diperkerjakan di sebuah perusahaan di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Hal itu tentunya harus mendapat perhatian serius dari berbagai stake holders terkait mengingat pandemi Covid-19, khususnya di Kepri yang terus meningkat.

Wakil ketua II DPRD Kepri, Raden Hari Tjahyono menyampaikan, TKA yang saat ini terlanjur masuk harus segera dilakukan isolasi.

“Kami minta pemda, Kemenkes, serta Imigrasi saling berkoordinasi dan segera melakukan tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di tengah pandemi Covid-19 ini,” ucap Raden, Jumat (3/4/2020).

Kata Raden, seharusnya standard operating procedure (SOP) dan Protokol yang ada segera dijalankan oleh para stake holders terkait. Tujuannya tentu mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di Kepri.

“Hal ini merujuk pada Permenkumham Nomor 7 Tahun 2020, yang mengharuskan seluruh TKA yang akan masuk ke Indonesia membawa surat keterangan sehat dari otoritas negara setempat dalam bahasa Inggris. Apabila satu poin ini tidak terpenuhi, seharusnya pelabuhan di pemkab/pemko tidak dapat menerima TKA tersebut,” ungkapnya kepada intren.id

- ADVERTISEMENT -

Poin selanjutnya TKA tersebut harus membuat pernyataan bersedia untuk dilakukan karantina oleh pemerintah setempat selama 14 hari.

“Nah kalau dua poin itu sudah terpenuhi, pemkab/pemko sudah siap untuk tidak menyediakan daerah/tempat karantina untuk para TKA yang datang,” tegasnya.

Menurutnya pemerintah harus segara bertindak tegas dalam hal ini. Jika dibiarkan maka hal ini bisa terulang kembali.

“Jangan sampai masyarakat disuruh di rumah atau work from home tapi TKA yang mengambil alih kerja-kerja orang tempatan,” kata Raden.

Dia pun mendesak stake holders kabupaten/kota se-Kepri harus mengutamakan keselamatan dan nyawa. “Sekarang para instansi harusnya konsisten kepada aturan-aturan yang telah berlaku, saatnya fokus untuk menghadapi Covid-19,” tegasnya. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.