ACT Gelar Operasi Makan Gratis, Ratusan Penerima Rasakan Nikmatnya

Variasi Program Bentuk Ikhtiar di Tengah Pandemi Corona

INTREN.ID, BATAM – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kepulauan Riau (Kepri) melakukan Operasi Makan Gratis, Rabu (22/4/2020). Kali ini ACT Kepri melibatkan warung makan yang biasa disinggahi pekerja harian seperti ojek online, pekerja bangunan, juga pekerja yang terpaksa dirumahkan di tengah pandemi.

Operasi Makan Gratis di Batam rencananya akan berlangsung hingga di awal Ramadan pada hari Kamis (23/4/2020) besok. Dikatakan Branch Manager ACT Kepri Agus Supriyanto, pihaknya akan melakukan beragai variasi program sebagai bentuk ikhtiar terbaik kita bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Berpedoman dengan anjuran pemerintah, pada operasi makan gratis ini juga relawan ACT Kepri menerapkan sistem take away. Sehingga menghindari terjadinya penumpukan massa di satu titik,” ucap Agus.

Dia mengatakan, ACT akan selalu menyebarkan virus optimistis karena telah menjadi bagian dari ikhtiar ACT. Beragam program untuk melawan corona terus dilakukan,. Mulai dari operasi beras gratis, operasi makan gratis, hingga aktivasi humanity food truck untuk mendukung aksi di Rumah Sakit Darurat Pulau Galang.

“Untuk humanity food truck di RS Galang, akan berjalan selama 14 hari untuk mendukung aksi di Rumah Sakit Darurat Pulau Galang,” urai Agus.

Operasi makan gratis ini telah dilakukan sejak senin (20/4/2020) dengan menggandeng lima warung makan di Batam untuk operasi makan gratis. Seperti satu lokasi yang berada di Perumahan Bida Asri, Baloi, Kecamatan Batam Kota di warung nasi campur Pak Erwe yang penghasilannya sejak pandemi mengalami penurunan drastis.

- ADVERTISEMENT -

“Semenjak corona menyebar, warung jadi sangat sepi sehingga pendapatan menurun. Beberapa pengunjung yang datang memang mengakui mereka takut keluar rumah apalagi ekonominya cukup terganggu,” ungkap pemilik Warung, Suparmin.

Operasi Makan Gratis ini rupanya mendapatkan tanggapan yang cukup baik dari masyarakat. Seperti yang diungkapkan oleh seorang petugas kebersihan.

“Terima kasih banyak, program ini sangat membantu kami di keadaan yang melanda batam saat ini,” sebut petugas kebersihan yang enggan disebutkan namanya.

Wawan, seorang pengendara ojek juga menyampaikan hal yang demikian. Dia berharap kegiatan ini bisa dikembangkan karena jelang memasuki waktu Ramadan.

“Program ini bermanfaat sekali bagi masyarakat. Apalagi saat ini kami mengalami situasi yang sulit, untuk naik ojek saja banyak yang tidak mau karena takut. Semoga ada inovasi baru jelang Ramadan ini,” harap Wawan. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.