12 Ribu Karyawan di Batam Terdampak Covid-19

INTREN.ID, BATAM – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, mencatat 12.863 pekerja terdampak dari pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan para pekerja tersebut berasal dari 222 perusahaan.

“Ada empat langkah yang diambil oleh pihak perusahaan dalam pandemi Covid-19,” katanya, Jumat (3/4/2020).

Di antaranya kata dia, mengurangi jam kerja, merumahkan karyawan, Unpaid Leaved (cuti tidak dibayar) hingga pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Untuk total keseluruhan telah mencapai 12.863 karyawan,” katanya.

Ia merinci, 7.441 karyawan mendapatkan pengurangan jam kerja dan 1.889 di rumahkan untuk sementara waktu.

- ADVERTISEMENT -

“Karyawan yang dicutikan tanpa adanya gaji ada 3.423 karyawan dan 110 lainnya di PHK,” jelasnya.

Ia menjelaskan, penutupan operasional sementara waktu banyak dipilih para pengusaha hotel dan gelanggang permainan. Serta para management pusat perbelanjaan hingga Mall.

Rudi juga membenarkan bahwa karyawan yang terkena PHK akbiat pandemi covid-19 akan mendapatkan kartu prakerja. Hanya saja hal tersebut di tangani langsung oleh Disnaker provinsi Kepri.

“Benar, tapi Disnaker Kepri yang tangani. Kita hanya melakukan pendataan saja, dan saat ini masih terus berlangsung,” ujarnya.

 

Reporter: Agung Maputra

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.